Pesawat Ulang Alik Discovery Dimuseumkan

Pesawat ulang alik Discovery dibawa oleh pesawat Boeing 747.
Image credit: REUTERS/Robert Markowitz/NASA/Handout

Sejak kali pertama diterbangkan ke luar angkasa 30 Agustus 1984, pesawat ulang alik Discovery telah merampungkan 39 misi antariksa, 5.830 kali mengorbit Bumi, dan menempuh jarak total 238.539.663 kilometer.

Pada Selasa 17 April 2012 waktu setempat, ia harus menempuh sekali lagi perjalanan, dari Kennedy Space Centre di Florida ke Washington DC, ‘digendong’ di punggung Boeing 747, sebelum akhirnya paripurna. Discovery akan diistirahatkan di Museum Udara dan Antariksa Nasional Smithsonian.

Seperti dimuat situs Voice of America (VOA), pada tanggal 19 April, Discovery akan diresmikan sebagai bagian dari koleksi di pusat Museum Udvar-Hazy, tepat di luar ibukota AS.

Beberapa mantan astronot yang pernah menumpang Discovery ke luar angkasa akan hadir. Termasuk astronot John Glenn, yang pada tahun 1962 adalah astronot Amerika pertama yang mengorbit bumi. Ia bahkan kembali lagi ke ruang angkasa bersama Discovery pada tahun 1998.

Astronot NASA, Dan Burbank, yang juga pernah terbang dengan Discovery mengatakan, pesawat ulang-alik yang telah bekerja hampir selama 30 tahun itu layak untuk “menikmati” masa pensiunnya.

“Discovery melakukan sejumlah observasi luar angkasa dan beberapa satelit dengan spektakuler, dan telah membantu membangun hampir 1.000.000 pound (hampir 453.600 kg) laboratorium kelas dunia yaitu, Stasiun Luar Angkasa Internasional,” kata Burbank. (vivanews.com, astronomi.us)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s