Bintang di Galaksi Bimasakti Bisa "Adopsi" Planet Pengembara

Ilustrasi : Planet hasil adopsi mengorbit di tepian sebuah sistem bintang. Image credit: Christine Pulliam

Studi terbaru menyatakan bahwa miliaran bintang yang ada di Galaksi Bimasakti mampu ‘mengadopsi’ planet yatim piatu yang merana di angkasa.

Dengan cara itu, planet yatim piatu yang terbentuk di sebuah tata surya dan akhirnya terlempar keluar bisa menemukan ‘orang tua’ baru di sistem bintang lain.

“Bintang bertukar planet seperti tim baseball bertukar pemain,” kata Hagai Perets, peneliti dari Harvard Simthsonian Center for Astrophysics.

Studi dilakukan Perets bersama rekannya, Thijs Kouwenhoven dari Peking University, Cina. Hasil studi dipublikasikan di Astrophysical Journal, Jumat (20/4/2012).

Untuk sampai pada hasil penelitian, Perets dan Kouwenhoven melakukan simulasi kluster bintang muda yang memiliki planet yang melayang bebas atau yatim piatu.

Peneliti menemukan, jika jumlah planet sama dengan jumlah bintang, maka 3-6 persen bintang akan mengadopsi planet yatim piatu. Makin masif bintang, makin besar kemungkinan bintang mengadopsi.

Studi fokus pada kluster bintang muda karena adopsi planet lebih mungkin terjadi jika bintang dan planet yatim piatu terkumpul di wilayah yang relatif dekat.

Pada awal sejarahnya, bintang dalam kluster bintang terletak berdekatan. Seiring waktu, kluster semakin menjauh. Jadi, adopsi planet harus terjadin pada awal sejarah kluster bintang.

Planet yatim piatu terbentuk secara alami dalam proses pembentukan bintang. Sistem bintang memiliki beberapa planet. Satu planet bisa saja terlempar keluar oleh sebab tertentu.

Planet yang terlempar bisa tertarik oleh gravitasi bintang lain dan diadopsi.

Planet hasil adopsi biasanya berjarak ratusan atau ribuan kali lebih jauh dari jarak Bumi-Matahari. Selain itu, ortbit planet ini juga berbeda dengan planet asli, bahkan bisa bergerak mundur dalam mengelilingi Matahari.

Sejauh ini, astronom belum menemukan bukti nyata adanya adopsi planet. Namun, studi bisa dilakukan dengan melihat planet di bintang bermassa rendah dan berjarak jauh dengan bintangnya.

Bukti terbaik adanya adopsi planet yang dimiliki saat ini adalah temuan dari European Southern Observatory, dimana ada dua planet bermassa 7 dan 14 kali Jupiter yang mengorbit satu sama lain tanpa bintang.

Jika bintang bisa mengadopsi planet, apakah Matahari sebagai bintang di tata Surya juga bisa melakukannya?

“Tak ada bukti bahwa Matahari menangkap planet,” kata Perets seperti dikutip Physorg, Selasa (17/4/2012).

“Tapi tetap ada kemungkinan adanya dunia kecil yang mungkin berada di tepian Tata Surya kita,” tutur Perets.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s