Warna Galaksi Bima Sakti (Milky Way)

Galaksi SDSS J083909.27+450747.7 yang diteliti oleh Jeffrey Newman dan Timothy Licquia. Galaksi ini memiliki sifat yang sangat cocok dengan Bima Sakti. Seperti inilah galaksi Bima Sakti. Image credit: Sloan Digital Sky Survey

Apa warna galaksi Bima Sakti (Milky Way)? Kenapa galaksi kita disebut Milky Way?. Jika ada alien di luar sana yang sedang memandang galaksi kita, kira-kira akan berwarna seperti apa yah? menurut Dr Jeffrey Newman dari University of Pittsburgh, warna galaksi Bima Sakti adalah putih seperti salju halus musim dingin yang terlihat saat pagi. Hal itu disampaikannya pada pertemuan American Astronomical Society (AAS).

Nenek moyang kita memberikan nama galaksi kita “Milky Way” karena saat mereka memandang langit, mereka melihat “pita” yang membentang dari cakrawala satu ke cakrawala lainnya tampak berwarna putih. Hal itu disebabkan oleh tingkat cahaya yang rendah yang menyebabkan pengelihatan kita menjadi tidak sensitif. “Ada bagian-bagian dari galaksi Bima Sakti yang berwarna kuning, merah, dan biru. Mata kita tidak bisa melihatnya, namun instrumen astronomi atau peralatan fotografi bisa menangkap warna cahaya tersebut.” kata Newman.

Saat kita melihat galaksi lain, kita bisa melihatnya secara keseluruhan dan mengetahui warna dan lumonitasnya dan membantu kita untuk mempelajarinya. Hal itu berbeda dengan galaksi Bima Sakti tempat kita tinggal. kita tidak bisa melihatnya dari luar galaksi. Belum lagi pandangan kita terhalang oleh debu astronomi dan awan. Kita hanya bisa melihat hingga jarak sekitar 1000-2000 tahun cahaya ke segala arah. Padahal galaksi kita diameternya 100 ribu tahun cahaya.

Panorama galaksi Bima Sakti yang merupakan hasil perpaduan lebih dari 3000 gambar yang diambil dari Bumi. Image credit: Axel Mellinger

Dikutip astronomi.us dari universetoday.com, Sabtu (25/08/2012), Newman bersama dengan rekannya, Timothy Licquia yang merupakan seorang mahasiswa PhD bidang Fisika di University of Pittsburgh, menggunakan gambar dari Sloan Digital Sky Survey yang berisi sifat rinci dari sekitar 1 juta galaksi, mereka mencari dan mempelajari galaksi lain yang memiliki sifat mirip dengan Bima Sakti baik dalam hal massa dan formasi bintang. Mereka menemukan bahwa warna komposit Bima Sakti adalah Putih salju yang pada pusatnya berwarna kuning dan keluar “kebiruan” pada lengan spiralnya. Newman juga mengukur suhu dari warna cahaya Bima Sakti yaitu sekitar 4.840 K kemudian membandingkannya dengan nyala bola lampu standar dengan suhu warna 4.700-5000 K. Mata kita menangkap sinar tersebut sebagai warna putih. Maka tidaklah salah jika galaksi kita diberi nama Milky Way. (Adi Saputro/ astronomi.us)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s