Curiosity Potret Tampilkan Tanah Mars Yang Mirip Bumi

http:// .blogspot.com/
Permukaan planet Mars

Sebuah studi baru dari University of Oregon (OU), ahli geologi Gregory Retallack menunjukkan bahwa sampel tanah yang diambil oleh NASA Mars Curiosity rover berisi bukti bahwa Mars pernah jauh lebih hangat dan basah. Temuan yang dipublikasikan secara online di Geology yang didasarkan pada gambar dan data tanah berusia 3,7 juta tahun yang dikumpulkan di kawah Gale.

Sebelumnya,rover telah mengungkapkan bahwa lanskap Mars di penuhi pleh batuan longgar yang diciptakan oleh dampak atau lapisan tanah yang dibuat oleh bencana banjir. Formasi ini berbeda dengan kontur tanah yang menghaluskan permukaan Bumi. Namun,Retallack mengatakan bahwa gambar terakhir Curiosity mengungkapkan struktur tanah ternyata mirip Bumi. Struktur tersebut memiliki retak di permukaan yang dilapisi dengan sulfat, rongga berbentuk elips dan konsentrasi sulfat yang sebanding dengan tanah di Lembah Kering Antartika dan gurun atacama Chili.

Retallack adalah wakil direktur riset paleontologi di UO Museum of Natural and Cultural History, serta menjadi seorang ahli internasional tentang paleosols (fosil tanah kuno yang terkandung dalam batuan). Untuk studi ini, ia menganalisis mineral dan data kimia yang dipublikasikan oleh peneliti yang memiliki hubungan dekat dengan misi Curiosity.

Foto-foto itu petunjuk pertama, tapi kemudian semua data juga menjadi petunjuk penting,” kata Retallack dalam sebuah pernyataan baru-baru ini. Kunci untuk penemuan ini berasal dari bahan kimia yang luar biasa dan kemampuan analisis mineral dari Curiosity Rover. Data baru ini menunjukkan tren pelapukan kimia yang jelas dan akumulasi tanah liat dengan mengorbankan mineral olivin, seperti yang diperkirakan terjadi dalam tanah di Bumi. Menipisnya fosfor dalam tanah sangat menggiurkan, karena di Bumi hal tersebut berkaitan dengan aktivitas mikroba.

Retallack memperingatkan bahwa hasilnya tidak membuktikan di Planet Merah pernah terjadi kehidupan. Sebaliknya, ia melihat hasil ini sebagai tambahan  tumpukan bukti bahwa Mars tidak selalu menjadi planet gersang dan tidak ramah yang telah berlangsung selama 300 miliar tahun lalu.

[embedded content]

Saat ini, Curiosity sedang menjajaki daerah Kawah Gale yang topografi lebih tinggi dan secara geologis masih muda. Tanah di lapisan ini tampaknya kurang kondusif untuk kehidupan. Retallack ingin melihat lebih banyak data misi Mars yang menjelajahi fitur tanah tua,terutama medan seperti tanah liat.

Gambar Curiosity termasuk retak permukaan, yang menunjukkan gumpalan tanah yang khas. Rongga vesikuler (lubang bulat) dan konsentrasi sulfat yang ditemukan di Mars adalah dua fitur dari tanah gurun di Bumi, menurut Retallack. Tak satu pun dari fitur ini terlihat dalam permukaan tanah Mars yang lebih muda,kata Retallack.

Retallack percaya bahwa tanah yang baru ditemukan memberikan bukti Mars yang lebih ramah dan layak huni. Penanggalan tanah menjadi 3,7 miliar tahun yang lalu menempatkan mereka dalam periode transisi antara siklus air awal Mars ke Mars asam dan kering saat ini. Kebanyakan ilmuwan percaya bahwa kehidupan di Bumi mulai muncul dan diversifikasi sekitar 3,5 juta tahun yang lalu . Namun beberapa ilmuwan memperkirakan bahwa bukti potensial bisa mendorong waktu yang lebih jauh ke belakang. Mereka percaya bukti ini dihancurkan oleh aktivitas tektonik, yang tidak terjadi di Mars.

Baca : 10 Fakta Tentang Planet Mars

Jangan lupa follow twitter kami di @Berita_astronomi

‘ ‘

Advertisements