Teknisi Luar Angkasa Cantik Ini Turut Menjadi Korban MH17

Teknisi luar angkasa Fatima Dyczynski

Nasib pilu dialami gadis cantik bernama Fatima Dyczynski. Impiannya untuk menjadi seorang astronot pupus. Sebab ia mengalami kecelakaan tragis dalam perjalanan menggunakan pesawat MH17 saat hendak ikut orang tuanya tinggal di Perth setelah lulus dari universitas di Amsterdam.

Gadis cantik yang menjabat sebagai CEO sekaligus pendiri Xoterra Space –perusahaan high tech berbasis di Belanda– itu terbang menuju Kuala Lumpur, Malaysia, dan tidak pernah sampai ke tujuan.  Mendengar tragedi nahas itu, perusahaan tempat wanita berusia 25 tahun tersebut bekerja pun menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. 

“Fatima wanita yang energik, mempunyai banyak cita-cita, termasuk pergi ke angkasa. Banyak orang yang terinspirasi darinya,” demikian pernyataan Xoterra di situs resmi perusahaannya.

Menurut media Australia tersebut, Fatima pernah kuliah di John XXIII di Perth, kemudian melanjutkan studinya untuk mengambil master teknik penerbangan di Delft University of Technology di Belanda. Saat kuliah, ia juga praktik kerja di IBM sebelum akhirnya memiliki perusahaan sendiri. 

Orangtua Fatima sangat terpukul atas kejadian yang menimpa putrinya, yang ingin sekali menjadi astronot dan pergi ke Planet Mars. 

“Dan dia akan segera melakukannya, tentu saja dia mampu melakukannya,” ujar sang ibunda, Angela Rudhart Dyczynski sambil memegang erat foto anak terkasihnya yang sedang memakai baju astronot. 

Mitra bisnisnya, Norman Noordervliet juga tak kalah terpukul saat mendengar musibah yang menimpa Fatima. Tidak jauh dari tempat Fatima belajar untuk mewujudkan mimpinya, Norman berkata, ia butuh waktu untuk menerima semuanya.

‘ ‘

Advertisements