Tahukah Kamu: Berapa Kecepatan Asteroid, Meteor, dan Komet di Luar Angkasa?

BA00776

Obyek antariksa seperti asteroid, meteor, dan komet mengorbit Matahari dengan kecepatan rata-rata sekira 25 km per detik. Kecepatan itu semakin meningkat saat terkena efek gravitasi planet dalam contoh ini adalah Bumi sebelum mulai masuk ke dalam atmosfer dan menghantam permukaan planet. Kecepatan yang bisa dicapai bergantung pada sudut persimpangan orbit obyek tersebut dengan orbit Bumi.

Saat masuk ke atmosfer Bumi, obyek seperti meteor memiliki kecepatan sekira 11 km per detik hingga 72 km per detik, bergantung pada akselerasi yang ditimbulkan oleh gravitasi Bumi, sudut saat masuk ke dalam atmosfer, massa meteor, hingga tingkat aerodinamika dari bentuk meteor itu sendiri.

800px-holsinger_meteorite

Meteorit Holsinger. Fragment terbesar dari meteorit yang menghantam Bumi dan membentuk kawah meteor Barringer (Barringer Crater).

800px-meteorcrater

Barringer Crater.

1024px-meteor_crater_panorama_near_winslow2c_arizona2c_2012_07_11

Barringer Crater dilihat dari dekat.

Diperkirakan meteor yang membentuk kawah meteorit raksasa Barringer Crater (Canyon Diablo Crater) di Arizona disebabkan oleh meteor berukuran 100 meter yang masuk ke atmosfer Bumi dan saat menghantam permukaan Bumi ukurannya berkurang hingga sekira 45-50 meter karena terkikis oleh atmosfer Bumi. Diperkirakan meteorit itu melaju dengan kecepatan 12,8-20 km per detik yang mampu menghasilkan kawah selebar 1.186 meter dengan kedalaman 170 meter. Meteor itu menghantam sekira 50 ribu tahun lalu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s