Tahukah Kamu: Apa Warna Asli Bulan ?

true-color-of-the-moon

Perbedaan warna Bulan.

Tahukah Kamu: Apa Sih Sebenarnya Warna Bulan?

Jika siang hari saat kita masih bisa melihat Bulan, maka Bulan akan tampak putih kebiruan. Jika malam hari Bulan akan tampak sedikit kuning. Jika posisi Bulan sedikit rendah, Bulan akan berwarna kemerahan. Sedangkan jika melihat lebih dekat dengan teleskop,atau melalui hasil jepretan foto observatorium, Bulan tampak berwarna abu-abu dengan sedikit noda-noda kehitaman. Apa sebenarnya warna asli Bulan?

daylight-moon1

Bulan di siang hari tampak putih kebiruan.

april-lunar-eclipse-e1412625793703

Bulan berwarna kemerahan.

moon_1stqtr_mar14_2008

Bulan berwarna abu-abu.

Warna sebenarnya Bulan adalah warna yang didapat dari hasil jepretan foto telekop berbasis luar angkasa, karena relatif lepas dari pengaruh atmosfer Bumi. Warna abu-abu adalah warna sebenarnya dari Bulan. Lantas kenapa bisa abu-abu, kok tidak hitam atau coklat seperti di Bumi?

Warna abu-abu didapat dari perpaduan berbagai macam uncur seperti silikon, magnesium, kalsium dan aluminium, bahkan juga dengan oksigen. Batuan yang berwarna sedikit cerah dikenal sebagai plagioclase feldspar, dan yang lebih gelap dikenal sebagai pyroxene.

plagioclase-feldspar1

Plagioclase feldspar.

pyroxene

Pyroxene.

Batuan yang banyak terdapat dipermukaan Bulan kebanyakan merupakan batuan vulkanik yang keluar dari dalam perut Bulan saat gunung meletus. Sebenarnya ada juga batuan Bulan yang berwarna kehijauan dikenal sebagai olivine namun jumlahnya tidak banyak.

00730-img_0787-8-cm-dunite-xenolith-hualalai

Olivine.

Daerah yang berupa noda bercak kehitaman dikenal sebagai Lunar Maria/Mare  yang terbentuk dari bekuan banjir magma akibat letusan gunung vulkanik di masa awal usia Bulan. Karena sifatnya yang kurang dapat memantulkan cahaya, maka dari Bumi akan terlihat sedikit gelap. Lunar Maria meliputi daerah seluas 16 persen dari permukaan Bulan dan kebanyakan dari bagian tersebut menghadap ke Bumi sehingga bisa kita lihat. Diperkirakan Lunar Maria terbentuk sekira 3-3,5 miliar tahun lalu saat masih begitu aktifnya gunung berapi Bulan.

iridium_100407friedman_c800

Lunar Maria/Mare (kiri gelap, bagian terbesar foto).

Sebenarnya saat kita memandang Bulan dari Bumi, atmosfer menghalangi pandangan kita secara langsung. Partikel di atmosfer yang menyebarkan gelombang cahaya membuat warna bBulan berbeda dari aslinya. Saat posisi Bulan tidak begitu tinggi, warna biru dari atmosfer Bumi akan pudar sementara warna merah masih ada sehingga Bulan akan tampak kemerahan.

Saat posisi Bulan sedikit lebih tinggi, blocking dari atmosfer Bumi menyebabkan pada siang hari Bulan akan terlihat berwarna putih kebiruan.

Itulah yang menyebabkan warna Bulan terkadang tampak berbeda-beda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s