Seperti Rumah Kotor, di ISS Juga Banyak Debu

wiseman_in_destiny__1072x720_q85_crop

Suasana di dalam ISS.

Ibarat rumah yang di dalamnya banyak debu dan kotoran, International Space Station (ISS) juga punya banyak debu di dalamnya. Bedanya jika debu di dalam rumah kita jatuh di lantai, di atas meja dan sebagainya, di ISS debu itu tidak menempel tapi “melayang” sehingga berisiko mengganggu kesehatan astronot.

Di ISS, debu yang melayang ukurannya bisa sangat kecil bahkan hingga mikrometer dan nanometer yang bisa masuk ke dalam mata, menempel di kulit, masuk ke saluran pernapasan dan sebagainya, oleh sebab itu sangat membahayakan kesehatan kru di sana. Untuk itu dipasanglah filter udara yang berfungsi menyaring debu-debu itu, tapi sepertinya filter udara itu masih belum bekerja maksimal.

Menurut Dr. Marit Meyer selaku tim peneliti yang khusus meneliti kesehatan astronot, pihaknya saat ini telah mengirim alat pengumpul debu untuk mengambil sampel debu di ISS. Hasilnya sangat mengejutkan. Hasilnya sangat mengejutkan. Menurut laporan, hanya dalam waktu 6 jam setelah dipasang di ruang kerja astronot, kedua alat itu mampu mengumpulkan banyak debu yang mana ukuran debunya bisa mencapai ukuran nanometer.

passive_air

Alat pengumpumpul sampel debu yang dikirm ke ISS.

Sebanarnya selain ruangan astronot, ada ruangan yang lebih kotor lagi yakni di ruang kargo. Ruang itu merupakan tempat bongkar muat perbekalan ISS, baik masuk maupun keluar. Setiap kali proses bongkar muat akan dihasilkan banyak debu yang berpotensi masuk ke area lain di ISS sehingga bisa mencemari udara. Sebagai tambahan alat pengumpul sampel debu itu juga dipasang di saluran udara dan ventilasi.

Saat ini alat pengumpul debu portabel dan sampelnya debunya masih di ISS, dan begitu tiba di Bumi akan langsung dianalisa dengan teknologi laser dan mikroskop elektron. Hasil penelitian yang telah di dapat kemudian akan digunakan sebagai bahan untuk mengembangkan teknologi penyaring udara untuk menciptakan lingkungan udara yang lebih bersih di ISS dan juga pada misi-misi yang lebih jauh lagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s