Misteri: Satelit Black Knight Benar-benar Ada, Atau Cuma Hoax?

maxresdefault
Obyek misterius yang diduga satelit Black Knight milik alien.

Sudah lama beredar di internet berita tentang satelit Black Knight yang konon merupakan satelit milik alien yang sudah mengorbit Bumi selama 13 ribu tahun. Berita satelit ini sangat digemari khalayak ramai, tidak terkecuali masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, foto dari satelit ini sangat jelas, dan bentuknya tidak seperti satelit lain pada umumnya, belum lagi cerita-cerita misterius di balik satelit itu menambah rasa penasaran dan keingintahuan para netizen, termasuk saya sendiri. Lantas benarkah di atas sana ada satelit Black Knight seperti yang santer diberitakan? Sebelum membahas hal itu terlebih dahulu kita merinci cerita mengenai satelit Black Knight ini. Berikut beberapa diantara cerita tersebut:

  1. Ilmuwan terkenal Nikola Testla dikabarkan menjadi orang pertama yang menangkap dan menerjemahkan sinyal dari satelit Black Knight pada tahun 1899 menggunakan perangkat radio bervoltase tinggi buatannya.
  2. Ada cerita bahwa pada tahun 1930, beberapa astronom melaporkan adanya sinyal radio yang kuat yang berasal dari satelit Black Knight.
  3. Beberapa agensi mata-mata dari berbagai negara mengungkapkan bahwa mereka telah mendeteksi dan mengamati sinyal satelit Black Knight selama lebih dari 50 tahun terakhir.
  4. Pada tahun 1957, Dr Luis Corralos dari Kementerian Komunikasi Venezuela berhasil memotret satelit tersebut disaat yang bersamaan ketika dirinya memotret Sputnik II saat melintas di atas Caracas, ibu kota Venezuela.
  5. Majalah Time dikabarkan memuat berita satelit Black Knight pada 7 Maret 1960.
  6. Pada tahun 1957, Satelit Black Knight tanpa sengaja ikut terpotret bersamaan dengan Sputnik I.
  7. Pada tahun 1960, astronom dan ilmuwan memperkirakan berat satelit Black Knight mencapai 10 ton. Satelit itu menjadi satelit buatan terberat yang pernah ada.
  8. Grumman Aircraft Corporation mendeteksi keberadaan satelit Black Knight dengan radar, kemudian dengan menggunakan kamera penampakan satelit Black Knight berhasil diabadikan. Data-data yang didapat dipelajari namun hasilnya tidak dipublikasikan untuk umum.
  9. Tahun 1963 astronot Gordon Cooper meluncur ke luar angkasa dan pada saat mencapai orbit, ia melaporkan adanya obyek berwarna hijau di depan kapsulnya. Kemudian Muchea tracking station di Australia mengidentifikasi obyek tersebut bergerak dari timur ke barat.
  10. Pada tahun 1973, ilmuwan Duncan Lunan mempelajari data yang didapat dari ilmuwan Norwegia pada tahun 1928 yang berisi pesan yang didapat dari suatu obyek Black Knight yang kemudian oleh Duncan Lunan pesan itu dianalisa sebagai pesan selamat datang dari sistem bintang Epsilon Boötis 12.600 tahun lalu. Epsilon Boötis merupakan suatu sistem bintang ganda yang berjarak sekira 203-211 tahun cahaya dari Bumi.
  11. Pada 23 Agustus 1954, majalah Aviation Week and Space Technology memuat kisah tentang satelit Black Knight. Hal itu membuat marah Pentagon karena informasi tentang satelit itu merupakan informasi rahasia yang tidak boleh dibuka untuk umum.
  12. NASA mengupload foto satelit tersebut di laan resminya kemudian menghapusnya. Hal itu menimbulkan pertanyaan dan menguatkan informasi bahwa satelit Black Knight benar-benar ada.

Dan segudang informasi lainnya….Tapi apakah informasi di atas benar dan bisa dikroscek kebenarannya???

Menurut NASA, pada Desember 1998 saat astronot Jerry Ross memasang thermal blanket yaitu suatu material pelapis atau pelindung suatu instrumen atau wahana antariksa dari hal-hal yang bisa membahayakan di luar angkasa seperti panas, radiasi kosmik, meteoroit mikro, debris mikro, dan sebagainya. Thermal blanket ini bisa terdiri dari bahan kevlar (bahan rompi anti peluru) dan bahan campuran lainnya. Thermal blanket ini tebalnya bisa bervariasi, bahkan ada yang mencapi ketebalan 10 cm.

Saat sedang memasang thermal blanket, salah satu dari tiga thermal blanket yang akan dipasang, lepas dan melayang menjauh dari modul ISS. Kamera yang terpasang pun merekam detik-detik lepasnya thermal blanket itu hingga benda itu menjauh dari modul ISS. Dari kamera walapunpun tidak begitu jelas, thermal blanket itu terlepas dan melayang dengan bentuk yang saat ini dianggap sebaga satelit Black Knight. karena ketebalannya menyebabkan benda itu jika sudah sudah berada dalam bentuk tertentu maka akan berada dalam bentuk seperti saat terakhir diaplikasikan. Hal itu menyebabkan seolah-olah thermal blanket itu menyerupai benda atau obyek padat saat melayang. Karena luar angkasa berlatar belakang hitam, maka sisi yang berlapis silver pada thermal blanket itu akan memantulkan warna hitam juga.

Hal yang aneh juga mengenai cerita Nikola Testla yang diberitakan mendengar dan menangkap sinyal dari satelit Black Knight. menurut beberapa sumber, Nikola Testla tidak pernah mengatakan bahwa ia menangkap transmisi dari satelit Black Knight. belakangan diketahui bahwa sinyal yang ditangkapnya pada waktu itu merupakan sinyal dari apa yang sekarang dikenal sebagai Bintang Pulsar.

Bagaimana dengan pernyataan astronot NASA, Gordon Cooper mengenai pernyataan bahwa ia melihat obyek mirip satelit Black Knight pada tahun 1963? Menurut NASA, pernyataan Gordon tersebut dibesar-besarkan oleh media sedangkan NASA sendiri menyatakan bahwa apa yang dilihat Gordon hanyalah halusinasi kosmik tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Lantas mengapa NASA menghapus foto-foto satellite Black Knight itu. Menurut NASA pihaknya sedang melakukan perombakan besar-besaran terhadap sistem online arsip NASA menyebabkan link yang saat itu menuju ke foto satelit Black Knight sudah berubah dan link sebelumnya menjadi broken link. Broken link itu dianggap oleh pihak lain sebagai upaya untuk menutupi fakta mengenai keberadaan satelit Black Knight.

Lantas Bagaimana???

Pernyataan dan cerita-cerita tentang satelit Black Knight ini sulit untuk diverifikasi kebenarannya karena ketidakjelasan sumber awal cerita dan rata-rata hanya berasal dari satu narasumber saja dengan metode yang tidak ilmiah dalam proses identifikasi obyek diduga satelit Black Knight.

Obyek yang diduga satelit Black Knight ini berada pada orbit LEO (Low Earth Orbit) dengan ketinggian antara 160 km hingga 2000 km di atas permukaan Bumi. Pada ketinggian itu sebuah satelit harus mampu mencegah dirinya dari de-orbit atau kehilangan posisi orbit untuk menghindarkan dirinya jatuh ke permukaan Bumi. Hal yang sama juga dialami oleh ISS yang juga terletak pada LEO. ISS secara alami turun 2 km per bulan, sehingga untuk mempertahankan orbitnya, ISS perlu menyalakan roket pendorong untuk menambah ketinggian orbitnya. Jika tidak, maka hal terburuk yakni jatuhnya ISS tidak bisa dihindarkan. Bagaimana dengan satelite berusia 13 ribu tahun tanpa kejelasan siapa yang mengoperasikannya, bagaimana ia mempertahankan posisinya di orbit?? Argumen satelit Black Knight ini menggunakan teknologi alien yang beribu-ribu atau bahkan barjuta-juta tahun lebih canggih dari teknologi manusia, hal seperti de-orbit bisa dihindari, menjadi argumen untuk membantah ketidakmungkinan satelit Black Knight untuk mengalami de-orbit.

Jika mengundang rasa penasaran dari khalayak ramai, mengapa NASA tidak mengirimkan suatu wahana untuk mengambilnya? Masalah biaya bisa menjadi salah satu alasannya. Untuk mengirimkan perbekalan ke ISS saja dalam suatu penerbangan dibutuhkan jutaan dollar, maka apakah mungkin NASA menghabiskan uang jutaan dollar untuk mengambil suatu obyek yang oleh NASA sendiri diyakini bahwa itu hanyalah thermal blanket yang lepas saat misi tahun 1998.

Thermal blanket itu sendiri saat ini sudah tidak ada di orbit di atas sana karena sudah jatuh dan terbakar di atmosfer. Hal itu terdeteksi oleh radar NORAD. Informasi mengenai jatuhnya obyek itu bisa dibaca di sini. Walaupun obyek itu sudah tidak ada, namun mitos satelit Black Knight masih tetap hidup, mengapa?

Karena pengamat UFO atau yang lebih dikenal sebagai UFOlogis dan para penganut teori konspirasi masih mengangkat terus cerita-cerita itu dan banyak orang menjadi semakin penasaran dan ingin tahu tanpa bisa mengetahui bagaimana endingnya, usaha untuk mengklarifikasi cerita itu pun tidak dilakukan. Akhirnya mitos itu masih tetap ada sampai saat ini.

Berikut ini adalah foto-foto dari obyek yang diduga sebagai satelit Black Knight:

black-knight-satellitemaxresdefaultace4e52fe09283c3c3565d22edb8596cblack-knight-33647504e311902101164fc950262affa237a0-584x411

Foto thermal blanket yang akan dipasang NASA:

image-2
Posisi pemasangan thermal blanket di modul ISS.
image-1
Thermal blanket siap diaplikasikan pada salah satu bagian di modul ISS.
image-3
Salah satu contoh thermal blanket yang belum dipasang.

Kecocokan thermal blanket dengan obyek yang diduga satelit Black Knight:

thermal-2-337570
Momen saat thermal blanket terlepas dari modul ISS.

tmbkflyingobjects140_19thermal-3-337572

ya5202cad2

Seorang pengguna Youtube dengan nama akun NUA, mengunggah video yang berisi penjelasan bahwa apa yang diduga sebagai satellite Black Knight itu sebenarnya hanyalah sebuah thermal blanket.

Berbeda dengan video di atas, video di bawah ini diduga didapat dari sumber rahasia yang memperlihatkan penampakan satelit Black Knight dari jarak yang sangat dekat saat kapsul Soyuz melintas didekatnya. Pada video ini astronot terdeteksi menggunakan bahasa Rusia, namun belum diketahui apakah astronot tersebut membicarakan tentang satelit itu atau tidak. Banyak yang meyakini video ini asli, tapi ada juga yang menganggapnya hanya efek CGI (Computer Generated Imagery).

Mungkinkah itu hanya sebuah thermal blanket atau memang satelit Black Knight?

Kepercayaaan saya kembalikan kepada pembaca sekalian 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s