Mengungkap Misteri Hollow Earth (Teori Bumi Bolong), Benarkah Ada Peradaban Lain Di Dalam Sana?

Pernah dengar teori Hollow Earth? Secara bahasa, Hollow berarti rongga/lubang, dan Earth artinya Bumi, jadi secara bahasa disebut sebagai teori Bumi berongga/Bumi berlubang/Bumi Bolong. Teori Hollow Earth ini cukup menarik sebab memiliki banyak misteri dan kontroversi di dalamnya.

Menurut teori Hollow Earth, Bumi ini memiliki rongga atau lubang di dalamnya dalam artian Bumi itu kopong di dalamnya. Namun dijelaskan dalam teori ini, di dalam rongga itu ada kehidupan lain yaitu suatu paradaban kuno yang disebut Agartha. Beberapa film Hollywood juga terinspirasi dari teori Hollow Earth ini seperti film Journey to the Center of the Earth yang dirilis pada tahun 2008.

maxresdefault

Salah satu cuplikan dalam film Journey to the Center of the Earth.

hollow_earth

Gambaran teori Hollow Earth dan adanya kaum Agartha.

Teori ini sebenarnya sudah sangat lama muncul bahkan sudah ada dijaman sebelum Masehi. Berikut adalah beberapa cerita tentang Hollow Earth yang berkembang dari masa ke masa:

Peradaban kuno

1. Beberapa peradaban kuno seperti Yunani kuno menyebutkan bahwa di beberapa tempat ada gua bawah tanah yang bisa menembus hingga ke dalam rongga Bumi. Jika kita masuk ke dalam gua tersebut, maka kita kita akan bertemu dengan penguasa Bumi yang disebut dengan Zalmoxis.

2. Dalam peradaban Mesopotamia kuno juga disebutkan bahwa ada sesorang yang pernah masuk ke dalam suatu terowongan di bawah gunung Mashu kemudian diceritakan ia menjumpai taman-taman indah di bawah tanah.

3. Dalam mitologi Celtic juga ada legenda yang hampir mirip dengan cerita-cerita di atas yakni ada suatu pintu gerbang bernama Cruachan yang konon merupakan pintu gerbang menuju ke neraka di bawah tanah.

4. Masyarakat di kepulauan Trobriand mempercayai bahwa nenek moyang mereka berasal dari peradaban yang terletak jauh di dalam tanah yang muncul ke permukaan Bumi melalui sebuah lubang yang disebut dengan Obukula.

5. Di abad pertengahan, mitos Jerman kuno mengatakan bahwa ada suatu tempat diantara gunung Eisenach dan Gin yang menjadi portal menuju ke dalam Bumi.

6. Menurut legenda kuno Rusia, ada sebuah suku bernama Samoyed, suku jaman Siberia kuno, melakukan perjalanan menuju gua bahwa tanah untuk hidup di dalam Bumi.

7. Menurut mitologi kuno Amerika, dikatakan bahwa nenek moyang orang Mandan pada jaman kuno berasal dari suatu negeri di bawah tanah yang mencul ke permukaan melalui sebuah gua yang berada di sisi Utara sungai Missouri. Bahkan menurut suku Indian Apache mengatakan bahwa jauh di dalam Bumi ada suku misterius yang menghuninya. Hal ini mirip yang diungkapkan oleh suku Iroquois yang mengatakan bahwa nenek moyang mereka berasal dari dalam Bumi.

8. Menurut orang orang Indian di Brazil yang tinggal di sepanjang sungai Parima Brazil mengatakan bahwa nenek moyang mereka berasal dari dalam Bumi dan hingga kini nenek moyang mereka masih banyak yang tinggal di dalam Bumi. nenek moyang suku Inca diduga juga berasal dari gua-gua bawah tanah yang ada di sebelah timur Cuzco, Peru.

dan masih banyak lagi.

Sementara itu berikut adalah beberapa pendapat mengenai teori Hollow Earth pada abad 17, hingga 20.

1. Pada tahun 1692, Edmond Halley (astronom dan fisikawan penemu komet Halley) mencetuskan pemikiran bahwa Bumi terdiri dari empat lapis. lapisan pertama memiliki ketebalan 800 km sedangkan lapisan ke dua dan ke tiga merupakan lapisan padat sedangkan lapisan yang ke empat merupakan inti Bumi. Setiap lapisan tadi dipisahkan oleh atmosfer dan setiap lapisan memiliki kutub-kutub sendiri. Setiap lapisan berputar dengan kecepatan yang berbeda. Menurut Edmond, terjadinya aurora diakibatkan oleh gas yang lari akibat perbedaan kecepatan putaran antar lapisan itu.

400px-hollow_earth-svg

Hipotesis Edmond Halley.

2. Menurut De Camp (seorang penulis fiksi imiah, penulis biografi, penulis cerita non-fiksi asal Amerika) dan Ley (Penulis ilmiah dan ahli sejarah asal Amerika) pernah mengatakan bahwa ahli matematika, fisika, dan astronom Leonhard Euler mendukung teori Hollow Earth. Menurut Leonhard Bumi memiliki rongga besar di dalamnya dengan Matahari di tengahnya yang berjarak sekira 1.000 km yang memberikan cahaya bagi kehidupan yang ada d dalam rongga itu. Teori itu kemudian ditanggapi oleh Sir John Leslie yang mengatakan bahwa di dalam Bumi ada dua buah Matahari bernama Pluto dan Proserpine pada tahun 1982.

3. Menurut Le Clerc Milfort, seorang anggota militer Perancis dan juga seorang penjelajah, saat ia memimpin sebuah ekspedisi untuk menelusuri gua-gua di sekitar sungai Red River dan Mississipi pada tahun 1781. Ia mengklaim bahwa gua-gua yang menurut suku Indian merupakan pintu masuk ke dalam rongga Bumi, bisa dengan mudah dlihat dan berisi sekira 15-20 ribu keluarga.

4. Pada tahun 1818, John Cleves Symmes, Jr yang merupakan seorang tentara Amerika, pengajar dan pendidik ini menyakini bahwa Bumi berupakan sebuah bola yang kosong di dalamnya dengan ketebalan lapisan mencapai 1.300 km dengan bukaan rongga mencapai 2.300 km di kedua kutubnya. Symmes menjadi orang pertama yang paling dikenal sebagai orang yang mendukung teori Hollow Earth. Symmes mengusulkan agar dilakukan ekspedisi ke lubang bukaan itu di sekitar kutub Utara. Karena peran salah satu pendukung teorinya, James McBridge, Presiden Amerika saat itu John Quincy Adams menyetujui misi itu namun akhirnya harus gagal karena Presiden John keburu lengser dan penggantinya Andrew Jackson tidak menyetujui dan menggagalkan pelaksanaan misi itu.

5. William Reed pada tahun 1906 menulis sebuah tulisan berjudul Phantom of The Poles. Dalam tulisannya ia mendukung teori Hollow Earth tapi tidak menyebut bahwa di dalamnya ada lapisan atah Matahari.Lady Peget seorang ahli spiritual dan penulis dalam salah bukunya yang berjudul Colloquies with an unseen friend tahun 1907 menyebutkan hipotesis Hollow Earth. Ia menyebut bahwa ada sebuah kota jauh di dalam Bumi yang saat ini menjadi tempat orang-orang Atlantis berada. Pintu menuju ke sana akan ditemukan pada abad ke-21.

7. Menurut William Fairfield Warren dalam bukunya Paradise Found menyebut bahwa ada suatu kepercayaan yang berkembang bahwa ada suatu benua di Artik bernama Hyperborea. Dalam kepercayaan ini menyebutkan bahwa orang-orang Eskimo dan Monolia berasal dari dalam Bumi dan muncul ke permukaan melalui pintu di kutub Utara dekat dengan benua itu.

8. Marshall Gardner menulis dalam jurnanya yang berjudul A Journey to the Earth’s Interior pada tahun 1913 dimana ia mengungkapkan sebuah model teori bahwa di dalam Bumi ada Matahari . Tak lama kemudian ia mematenkan sketsa dari model buatannya itu.

9. Seorang penjelajah bernama Ferdynand Ossendowski dalam bukunya berjudul Beasts, men and Gods (1922) menulis bahwa ada suatu kerajaan di dalam Bumi yang disebut Buddhist. Buddhist ini dianggap oleh Ferdynand sebagai kaum Agharti.

10. George Papashvily, mantan sniper Russia pada 1922 yang juga seorang penulis dalam bukunya yang ditulis tahun 1940 menyebutkan bahwa di pengunungan Kaukasus ada sebuah gua yang berisi banyak kerangka manusia dengan tengkorak yang relatif lebih besar dari umumnya manusia. Ia juga menyebutkan bahwa ada terowongan kuno yang merupakan jalan menuju ke pusat Bumi. Pernah ada seorang pria yang masuk ke sana tapi ia tak pernah kembali.

11. Pada tahun 1964, seorang penulis sekaligus ahli pengobatan alternatif asal Amerika Dr Raymond W. Bernard dalam bukunya The Hollow Earth menulis bahwa UFO itu sebenarnya berasal dari dalam Bumi itu sendiri. Dalam bukunya itu ia menyebutkan bahwa para penduduk Atlantis sebenarnya telah masuk ke dalam Bumi untuk berlindung sebelum benua itu tenggelam oleh bencana besar yang konon terkena tsunami. Para penduduk Atlantis lah yang sebenarnya menerbangkan piring terbang atau UFO itu sebagai bentuk pembelaan diri sekaligus ungkapan kekhawatiran akan pengeboman nuklir Amerika Serikat terhadap Jepang yang bisa memicu radiasi nuklir yang efeknya bisa masuk ke dalam Bumi tempat mereka tinggal. Cerita itu semakin mengundang rasa penasaran khalayak ramai dan Dr Bernard menjadi semakin terkenal pada saat itu.

Lalu pernahkah ada orang yang pernah mencari, menemukan, dan masuk ke pintu menuju ke dalam Bumi? Beberapa cerita yang beredar pernah menyebutkannya.

Ada seorang tokoh angkatan laut Amerika bernama Richard E. Byrd yang melakukan suatu ekspedisi penerbangan menuju kutub utara tahun 1926 dan juga pernah ke kutub selatan pada tahun 1929. Ia pernah mengatakan bahwa benua Antartika merupan suatu daerah yang memiliki misteri abadi. Masih sangat sedikit informasi yang diketahui oleh manusia mengenai benua tersebut.

250px-richard_e-_byrd_cph-3b17378

Kolonel Richard Evelyn Byrd, Jr.

Dalam buku catatan hariannya ia pernah menulis bahwa ia beserta rekannya pernah masuk ke dalam Bumi dan terbang sejauh 17 mil melewati pegunungan, danau, sungai, dan hutan. Ia menulis bahwa di dalam sana terdapat peradaban yang sangat maju dan berkembang, dan juga terdapat kehidupan hewan. Ia menyebut bahwa ada hewan seperti mammoth dengan gadingnya yang besar.

Menurut cerita di buku hariannya, pesawat yang ia tumpangi disambut dan dikawal oleh pesawat milik kaum Agartha (kaum di dalam Bumi) yang menurutnya pesawat itu sangat berbeda dari pesawat pada umumnya. Pesawatnya kemudian diantar oleh pesawat Agartha untuk mendarat di tempat yang aman. Setelah mendarat, ia dan dan rekannya disambut oleh utusan dari Agartha. Selanjutnya mereka dipertemukan dengan raja dan ratu Agartha. Raja dan ratu Agartha mengatakan bahwa pihaknya merasa sangat khawatir tentang apa yang terjadi di Bumi atas dimana Amerika Serikat menjatuhkan Bom atom ke kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang. Raja Agharta khawatir tentang keamanan planet karena penjatuhan bom atom itu bisa menyebakan radiasi radioaktif yang bisa menyebar hingga ke dalam Bumi. Setelah pertemuan tersebut, Kolonel Byrd beserta rekannya diantar kembali ke luar dari dalam Bumi. Dalam bukunya juga, ia mengatakan bahwa ia melihat ada Matahari di dalam Bumi.

Lebih jauh mengenal Koloner Richard Byrd. ia pernah diberi medali kehormatan oleh angkatan laut Amerika atas usahanya bersama pilot Floyd Bennett menjadi rombongan pertama dalam sejarah yang berhasil terbang melintasi kutub utara. Ia terbang dari pulau Spartberg di Norwegia untuk terbang ke kutub utara kemudian kembali lagi ke pulau itu. Ia menempuhnya hanya dalam waktu 16 jam.

Hal itu pun kemudian memunculkan kontroversi. Karena dengan menggunakan pesawat yang sejenis dengan kecepatan yang sama serta rute yang sama pula, waktu tempuh setelah dilakukan penerbangan selanjutnya mencapai 18 jam atau 2 jam lebih lama. Akibatnya banyak yang meragukan bahwa Kolonel Richard Byrd bersama pilotnya sebenarnya tidak pernah sampai ke kutub utara. Hal itu pun masih menjadi perdebatan sampai saat ini walaupun ia pernah mengatakan bahwa dirinya benar-benar terbang melintasi kutub utara.

Terlepas dari benar atau tidaknya semua cerita di atas, membuat kita menjadi semakin penasaran. Benarkah di dalam Bumi itu ada lubang berisi kehidupan dan peradaban lain, apakah hal ini memang sengaja disembunyikan dari publik, atau justru hanya suatu teori konspirasi?

Akan kita bahas pada tulisan selanjutnya…tetap ikuti update Astronomi.id

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s