Beginilah Nasib Wahana Voyager 1 & 2 Saat Ini…

Masih ingat dengan wahana Voyager? Jika agak lupa, kita sedikit mereview dulu. Wahana Voyager ada 2 yakni Voyager 1 yang diluncurkan pada 5 September 1977 dan Voyager 2 yang diluncurkan pada 20 Agustus 1977. Voyager 2 diluncurkan lebih dulu dari Voyager 1, setidaknya selisih 16 hari.

725px-voyager_spacecraft

Ilustrasi Voyager 1 & 2.

Misi Voyager ini awalnya adalah untuk mengamati dan meneliti sistem planet Jupiter dan Saturnus, namun karena kemampuan dari wahana Voyager dan peluang besarnya untuk memperpanjang misi, maka misinya pun dilanjutkan hingga meneliti sistem planet Uranus dan Neptunus. Voyager ternyata masih diperpanjang lagi masa tugasnya untuk mengamati heliosphere dan ruang antar bintang.

Dibekali dengan sumber energi berupa tiga radioisotope thermoelectric generators (RTG), membuat wahana Voyager bisa hidup lama hingga puluhan tahun. Setelah itu sistem komputer di wahana Voyager akan mati (shutdown). Pada 2011, 34 tahun setelah diluncurkan, kemampuan RTG di kedua Voyager hanya mampu menghasilkan listrik 57% dari kemampuan awalnya. Kini hanya tersisa beberapa instrumen saja dari beberapa instrumen science di Voyager yang masih menyala, tujuannya adalah untuk menghemat energi.

Secara garis besar, berikut adalah tahapan misi yang sudah dan akan dilalui oleh Voyager 1 sejak diluncurkan pada 5 September 1977:

  1. Pada 10 Desember 1977 masuk ke sabuk asteroid diantara Mars dan Jupiter.
  2. Pada 08 September 1978 keluar dari sabuk asteroid.
  3. Pada 06 Januari 1979 mulai meneliti Jupiter.
  4. Pada 22 Agustus 1980 mulai meneliti Saturnus.
  5. Pada 14 Desember 1980, memulai misi lanjutan.
  6. Pada 14 Februari 1990, foto beberapa planet di tata surya yang potret oleh Voyager 1 dikumpulkan dan digabung menjadi 1 foto yang dikenal dengan sebutan Solar System Family Portrait.
  7. Pada 17 Februari 1998 Voyager 1 menjadi wahana buatan manusia yang terjauh dari Bumi.
  8. pada 17 Desember 2004, melewati termination shock untuk menuju heliosheath.
  9. Pada tahun 2007-2008 ada beberapa instrumen Voyager 1 yang dimatikan, tujuannya adalah untuk menghemat energi.
  10. Pada 25 Agustus 2012 melewati heliopause dan berjarak 121 AU dari Bumi memasuki ruang antar bintang.
    • jz3ak

      Saat Voyager 1 melihat jauh ke belakang. Tak terasa telah jauh meninggalkan Bumi dan planet lainnya. Foto diambil oleh Voyager 1.

  11. Pada 7 Juli 2014, Voyager 1 masuk lebih dalam ke ruang antar bintang hingga saat ini.
  12. Pada rentang waktu 2015-2020 beberapa instrumen science yang masih menyala akan dimatikan.
  13. Pada 2025-2030 Voyager sudah tidak mampu menyalakan sistem elektroniknya lagi, sehingga tidak satu instrumen pun yang menyala.

Berikut adalah tahapan misi yang sudah dan akan dilalui Voyager 2 sejak peluncurannya pada 20 Agustus 1977:

  1. Pada 10 Desember 1977 masuk ke sabuk asteroid di antara Mars dan Jupiter.
  2. Pada 19 Desember 1977, disalib oleh wahana Voyager 1.
    • 598px-voyager_1_-_voyager_2_-_voyager_1_overtakes_voyager_2

      Momen saat Voyager 2 disalib Voyager 1.

  3. Pada 21 Oktober 1978 keluar dari sabuk asteroid.
  4. pada 25 April 1979 mulai meneliti Jupiter.
  5. Pada 05 Juni 1981 mulai meneliti Saturnus.
  6. pada 04 November 1985 mulai mengamati Uranus.
  7. pada 20 Agustus 1989 mulai meneliti Neptunus.
  8. Pada 02 Oktober 1989 memulai perpanjangan misi.
  9. Pada rentang waktu 1998 hingga 2008, beberapa instrumen dimatikan untuk menghemat energi untuk melanjutkan misi.
  10. Pada akhir 2019 atau awal 2020, diperkirakan Voyager 2 sudah masuk ke ruang antar bintang.
  11. Pada 2025, Voyager 2 sudah tidak memiliki energi yang cukup untuk menyalakan instrumen elektroniknya dan mati total.

Saat Ini

Saat ini Voyager 1 dan 2 masih beroperasi dengan cukup baik dan rutin mengirimkan data yang diterima melalui antena DSN (Deep Space Network) NASA di Bumi. Dari instrumen Voyager didapat data penting seperti jarak dan apa saja yang dialami kedua wahana itu saat ini. Voyager 1 berjarak hampir 21 Miliar km dari Bumi dan sudah masuk ke ruang antar bintang, sedangkan Voyager 2 berjarak hampir 18 miliar km dari Bumi. Voyager 2 hingga kini masih belum masuk ke ruang antar bintang. Untuk berkomunikasi, perintah yang dikirimkan ke Voyager melalui antena DSN diantar melalui sinyal radio berkecepatan cahaya yang baru akan diterima Voyager dalam waktu sekira 18-19 jam, kemudian respon voyager baru akan diterima oleh NASA di Bumi juga melalui antena DSN dalam waktu 18-19 jam. Jadi paling tidak dibutuhkan waktu sekira 36-38 jam untuk komunikasi bolak balik.

newinterstellar_poster_final01

Posisi Voyager 1 dan 2 serta perspektifnya dengan ruang antar bintang.

Voyager 1 menginformasikan bahwa di ruang antar bintang, partikel kosmik bergerak dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya , kecepatan itu 4 kali lebih cepat daripada kecepatan partikel kosmik di dalam tata surya. Hal itu membuktikan bahwa lapisan heliosphere bertindak sebagai tameng yang mampu menahan kecepatan partikel kosmik.

Voyager 2 diperkirakan 2-3 tahun lagi akan memasuki ruang antar bintang. Karena lokasinya yang berbeda dengan Voyager 1, membuat ilmuwan untuk membandingkan data dari Voyager 1 dan 2 saat melalui heliosphere dan ruang antara bintang pada lokasi yang berbeda.

Ruang angkasa relatif hampir benar-benar sepi sehingga memungkinkan kedua Voyager untuk terbang dengan aman, namun risiko tertabrak obyek luar angkasa berukuran kecil atau besar tetap ada dan terus dipantau oleh NASA. Ruang antar bintang yang kini dilalui Voyager 1 diisi oleh awan yang terbentuk dari sisa material bintang yang meledak sebagai supernova jutaan tahun lalu. Materi semacam ini tidak membahayakan Voyager 1, tapi justru membuat ilmuwan menjadi mengerti seekstrem apa kondisinya di sana.

Setiap tahunnya, kedua Voyager kehilangan daya 4 Watt listrik, Itu disebabkan kemampuan baterai RTG untuk menghasilkan listrik juga sudah menurun. Oleh sebab itu NASA mematikan beberapa instrumen penelitian dengan tujuan menghemat daya listrik.

Diperkirakan instrumen terakhir kedua Voyager akan dimatikan pada 2025 dan setelah itu kedua Voyager akan mati total. Meskipun dimatikan, kedua Voyager akan terus terbang menyusuri area baru dimana belum ada satu pun manusia yang pernah pergi ke sana.

Saat ini kecepatan Voyager baik 1 & 2 sekira 48,280 km per jam. Voyager 1 akan masuk awan Oort dalam 300 tahun kedepan, dan butuh waktu 30 ribu tahun untuk melewatinya. Dalam 40 ribu tahun kemudian, Voyager 1 akan sampai di sistem bintang Gliese 445 dan saat itu Voyager 1 berjarak 1,6 tahun cahaya dari Bumi. Jika tertangkap sistem bintang itu, maka Voyager 1 akan bersama anggota sistem Bintang Gliese 445 mengelilingi Bima Sakti dan melengkapi sekali orbitnya dalam 225 juta tahun.

pia17461dodd6annotated

Bintang Gliese 445 (dilingkari merah).

Bagaimana dengan Voyager 2??

ross248

Posisi bintang Ross 24.

Setelah 40 ribu tahun, Voyager akan bertemu bintang Ross 248, dan 296 ribu tahun kemudian akan bertemu bintang Sirius. Saat itu Voyager 2 berjarak 4,3 tahun cahaya dari Bumi.

Pesan Untuk Peradaban Asing Di Luar Sana

477px-the_sounds_of_earth_-_gpn-2000-001976

Setiap wahana Voyager membawa plat logam yang berisi aneka suara di Bumi seperti suara manusia, suara hewan, suara deburan ombak, tangisan bayi, beberapa musik karya Mozart, Blinds Willie Johnson, dll, ucapan salam dari beberapa bahasa yang berbeda, dan sebagainya. Tujuannya adalah untuk memberitahu makhluk peradaban lain di luar sana tentang keberadaan kehidupan di Bumi, jika kelak makhluk tersebut menangkap atau menemukan wahana Voyager ini. Siapa tahu kita bisa bersahabat dengan mereka :).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s