Bintang Apa yang Paling Panas di Alam Semesta? Ini Jawabannya..

ca664-sun

Alam semesta selalu menghadirkan rasa penasaran dan kekaguman yang tiada habisnya. Setiap obyek memiliki ceritanya masing-masing, baik itu cerita kelahirannya, perjalanan kehidupannya, hingga kematiannya, semua punya misteri tersendiri termasuk bintang. Satu-satunya bintang di sistem tata surya kita adalah Matahari dan suhu dipermukaannya sekira 5.505 derajat Celcius. Apakah itu panas? tentu sangat panas sekali apalagi jika kita bandingkan dengan suhu penguapan air yang mencapai 100 derajat celcius :). Sebelum membahas lebih jauh, pada tulisan ini suhu yang dimaksud adalah suhu permukaan bintang dan bukan inti bintang walaupun mungkin berbanding lurus. Semakin panas suhu permukaan bintang, maka suhu intinya lebih panas lagi.

Kita lanjutkan…Lalu apakah suhu permukaan Matahari termasuk panas jika dibandingkan dengan suhu bintang-bintang lainnya? Jawabannya akan membuat dahi kita berkerut, mengapa? ternyata suhu Matahari tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan suhu bintang-bintang super diluar sana.

Setiap warna bintang punya arti. Ada yang warnanya merah, putih, dan biru. Bintang berwarna merah suhunya tidak terlalu panas yaitu sekitar 2.227 derajat Celcius. Bintang berwarna putih seperti Matahari suhunya berkisar 5.500-6.000 derajat Celcius, sedangkan bintang berwarna biru suhunya bisa mencapai 10.000 derajat Celcius bahkan lebih.

Salah satu bintang berwarna biru yaitu bintang Eta Carinae. Bintang ini massanya 100 kali massa Matahari kita dan terletak 7.500 tahun cahaya dari Matahari. Jari-jarinya 180 kali lebih besar dari Matahari dan suhunya sekira 39.727 derajat Celcius.

Image converted using ifftoany

Bintang Eta Carinae (ditandai kotak).

Wooowww…panas sekali…..Tapi????

Seperti seperti yang saya tulis di awal tadi bahwa alam semesta selalu memberikan kejutan. Bintang yang saat ini memegang rekor sebagai bintang terpanas di alam semesta adalah bintang WR 102 yang terletak di konstelasi Sagitarius dan berjarak sekira 9.800 tahun cahaya dari Bumi. WR menandakan bintang itu termasuk Wolf-Rayet yaitu bintang berukuran raksasa yang lebih masif dari Matahari dan sangat aktif. Suhu permukaan bintang WR 102 mencapai 209.727 derajat Celcius. Wooooooooowwww, panas sekali ya..

800px-wr102_ejecta_nebula

Nebula menyelimuti bintang WR 102 dalam citra infra merah.

Proses fusi di dalam bintang ini sangat aktif sehingga sangat terang, dan sangat panas. Bintang jenis ini biasanya umurnya pendek dan mengakhiri hidupnya dengan ledakan supernova. Diperkirakan bintang WR 102 ini akan mati dalam supernova sekira 1.500 tahun lagi. Heemm, masih sangat lama, tidak di masa kita, anak, dan cucu kita :).

Tapi saya yakin rekor bintang WR 102 akan terpatahkan oleh bintang lain yang masih tersembunyi digelap dan kelamnya alam semesta ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s