Bukan Dongeng, Kelak Manusia Akan Bisa Mengendalikan dan Menghancurkan Badai

irma-5pm

Badai Irma.

hurricane-irma-brit-trapped-storm-1056876

Akibat hantaman badai Irma.

Badai Irma yang baru terjadi di pesisir Florida, Amerika Serikat awal September lalu mengakibatkan kerugian yang sangat besar, kalau ditaksir bisa milyaran dolar. Itu tentunya kerugian yang sangat banyak apalagi kalau dikonversi menjadi Rupiah :). Belum lagi kehilangan nyawa sanak saudara yang tak ternilai harganya. Tidak bisa digantikan dengan uang. Tapi manusia memiliki pilihan dan harapan untuk mengubah nasibnya. Beberapa ahli mengatakan bahwa manusia kelak akan bisa engendalikan dan menghentikan badai dan menghancurkannya. Bagaimana bisa?

Badai terbentuk dari menghangatnya suhu udara dan air laut atau samudera akibat sinar Matahari yang kemudian menguap dan terkondedsasi menjadi tetesan air. Selama proses tersebut terjadi pelepasan suhu hangat yang juga ikut menghangatkan udara disekitarnya, membuat suhu air laut juga terus menghangat dan proses penguapan terus terjadi hingga menumpuk begitu banyak uap dan butiran air kemudian membentuk pusaran.

Percaya atau tidak, energi yang dilepaskan oleh badai setara dengan 10 mega ton bom nuklir per 20 menitnya. Energi yang luar biasa besar. Dulu sekitar tahun 60-an ada usulan untuk mengebom badai dengan bom nuklir. Tapi sepertinya juga akan sia-sia mengingat begitu besarnya energi badai itu.

Usulan lainnya yakni menembakkan bom nuklir ke arah badai saat badai itu ukurannya masih kecil dan baru akan terbentuk, jika begitu maka kemungkinan akan berhasil menurunkan suhu udara yang menghangatkan air laut sebelum badai itu sempat menjadi besar. Bisa saja sih tapi juga harus diperhitungkan efek radiasinya yang mematikan. Membunuh monster dengan meciptakan monster baru itu tidaklah lucu :D.

Pada tahun 1980-an, James Early pernah mengusulkan suatu gagasan bahwa untuk mencegah efek sinar Matahari berlebihan yang mampu memanaskan suhu lautan, maka perlu ditempatkan suatu cermin atau perisai di suatu posisi di antara orbit Bumi dan Matahari. Namun biaya untuk proyek itu sangatlah besar yakni sekira 10 triliun dollar. Efektivitasnya pun belum diketahui, diyakini itu hanya akan membuat suhu menurun tapi tidak secara langsung berakibat pada badai. Akhirnya usulan itu tidak jadi dilaksanakan.

Pernah dengar modifikasi cuaca? kalau di Indonesia modifikasi cuaca dilakukan biasanya pada musim kemarau untuk membuat awan dan menurunkan hujan yang dilakukan dengan cara menaburkan zat garam dari atas pesawat pada ketinggian tertentu. Modifikasi cuaca saat badai akan terbentuk juga bisa dilakukan yakni dengan menaburkan aerosol sulfur ke atmosfer yang mampu menurunkan suhu di atas laut. Hal itu terbukti pada tahun 1991 saat gunung Pinatubo di Filiphina meletus yang menyemburkan sulfur hingga ke atmosfer menyebabkan suhu global menurun sekira 0,6 derajat Celcius. Namun sulfur ikut turun bersamaan dengan turunnya air hujan, dampak masifnya, belum diketahui dengan pasti.

Penggunaan satelit untuk menghentikan pembentukan badai, bisakah?. Menurut beberapa penganut teori konspirasi, terjadinya abadai Irma kemarin disebabkan percobaan eksperimen rahasia pemerintah atau dalam kata lain penggunaan senjata rahasia yang mampu menciptakan badai dan membuatnya menjadi senjata. Terdengar sangat menghebohkan dan membuat penasaran bukan? :). Ini didukung proposal teknologi angkatan udara Amerika Serikat pada tahun 1996 yang berisi tentang harapan kemampuan penggunaan cuaca sebagai kekuatan atau senjata mematikan. Teori konspirasi seperti mendapatkan dasar kebenarannya. tapi yang jadi pertanyaan besar, mungkinkah? Jawabannya relatif, relatif terhadap kemampuan teknologi tentunya.

Dengan posisi satelit yang berada di atas atmosfer yang berarti juga di atas badai, merupakan posisi yang sangat aman dan memiliki kemungkinan besar untuk dapat ikut campur tangan terhadap badai. Untuk saat ini mungkin belum, setidaknya itu yang kita masyarakat umum ketahui (mungkin sudah ada teknologi itu tapi disembunyikan dari publik karena merupakan senjata rahasia), tapi puluhan tahun ke depan publik akan bisa mengetahui dan merasakannya,  itu semua akan bisa terjadi.

Untuk dapat mengimbangi kekuatan energi hangat dari badai dibutuhkan energi yang besar pula. Penggunaan nuklir terlalu berisiko. Penggunaan laser dan pemancar gelombang mikro bisa menjadi solusi. Namun dibutuhkan milyaran watt laser dan ratusan satelit untuk memancarkan laser itu ke area yang sangat luas di atmosfer Bumi. Uang yang dibutuhkan juga tidak sedikit. Tapi kerugian harta dan nyawa akibat badai, bisa dihindari.

Hidup akan selalu menemukan jalannya !!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s