Kejamnya Ibu Tiri, Masih Lebih Kejam Radiasi Luar Angkasa

800

Judulnya agak lebay ya hihihi… tapi biarlah, hari gini di medsos banyak judul yang lebih bombastis :D. Tanpa berlama-lama, yuk langsung saja kita ulas…

Luar angkasa itu tidak bersahabat dan tidak bisa diajak kerja sama, kita (manusia) yang harus memahaminya. Jika tidak, matilah kita. Mungkin itu ungkapan yang dapat menggambarkan begitu kejamnya lingkungan di luar angkasa sana yang menurut saya memang lebih kejam dari ibu tiri yang sering digambarkan dalam film2 :).

Luar angkasa tampaknya sunyi dan sepi, tapi membunuh secara diam-diam dan perlahan lahan.

Tidak berlebihan kalau saya mengatakan seperti itu, karena radiasi di atas sana memang sangat luar biasa hebatnya. Bahkan dengan baju astronot pun, belum tentu menjamin radiasi itu tidak tembus masuk ke tubuh manusia. Itulah sebabnya NASA terus menerus mengembangkan spacesuit (baju astronot) baru berteknologi paling mutakhir yang mampu meminimalisir radiasi hingga sekecil-kecilnya.

Memangnya seberapa bahayanya sih radiasi di luar angkasa?

Radiasinya bisa merusak DNA. Apa itu DNA? Singkatnya DNA itu asam nukleat, tempat di mana informasi tubuh kita disimpan. Bagaimana kalau rusak? Efeknya bisa menyebabkan kanker, penyakit kardiovaskular, kerusakan saraf pusat dan sebagainya, itulah yang disampaikan oleh Peter Guida, ahli Biologi NASA.

Secara alami, sel berusaha untuk memperbaiki DNA, ada yang bisa diperbaiki, ada yang tidak alias rusak permanen. Nah gen yang ada di dalam DNA yang rusak ini akan bermutasi dan lama-kelamaan berkembang menjadi sel kanker. Ngeri kan…

Belum lagi efek radiasi ini juga menghambat proses neurogenesis, yakni proses dimana tubuh menghasilkan sel-sel baru untuk menggantikan/meregenerasikan sel-sel lama yang rusak atau mati. Jika proses neurogenesis ini terhambat atau bahkan berhenti, maka menyebabkan sistem tubuh menjadi rusak, berakibat pada kecacatan hingga kerusakan otak.

Di luar angkasa sana, radiasi proton yang terjadi terdiri dari elemen-elemen yang sangat kompleks yang bergerak pada kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya yang bisa masuk ke dalam tubuh manusia. Bersyukur Bumi kita dilindungi oleh atmosfer dan medan magnet yang mampu menghalangi radiasi tadi untuk masuk.

Benar-benar kejam…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s