Wajib Baca, Fakta Dibalik Penemuan Bintang Paling Misterius di Jagat Raya

kic_8462852_in_ir_and_uv

Bintang Tabby (KIC 8462852).

Pernah dengar Bintang Tabby atau yang nama lainnya KIC 8462852, kalau lupa silahkan baca postingan astronomi.id sebelumnya (tinggal search aja di form pencarian). Penasaran sama penemu keanehannya (bukan penemu pertamanya lho ya, jangan salah…hehehehe). Bintang Tabby ini berjarak 1.280 tahun cahaya dari Bumi dan mulai diamati manusia sejak tahun 1890. Tapi waktu itu dengan teknologi sederhana, manusia belum tahu kalau bintang itu aneh dan misterius.

tabethasuzanneboyajian

Tabetha S. Boyajian

Tabetha S. Boyajian, seorang wanita bergelar PhD yang saat ini (2017) berusia 37 tahun adalah yang pertama kali menemukan keanehan pada bintang Tabby. Oleh sebab itu bintang ini dinamai seperti namanya, Tabetha. Pada 14 Oktober 2015, ia menemukan keanehan pada bintang itu ketika sedang mempelajari citra yang diambil oleh teleskop Kepler. Keanehannya adalah bintang Tabby ini seperti tertutupi oleh sesuatu sehingga cahayanya tidak terang 100%. Mudahnya kalau digambarkan seperti ada lampu yang dikerubuti oleh laron, laron itu serangga yang biasanya suka terbang mengelilingi lampu. Itulah yang terjadi pada bintang Tabby.

1492953264070694690

Keanehan cahaya bintang Tabby. Dot hitam adalah apa yang menghalangi cahaya bintang itu.

mystery-sphere

Ilustrasi yang terjadi pada bintang Tabby.

Karena Tabetha adalah seorang akademisi, maka ia akan sedikit mengesampingkan dugaan dan teori yang aneh-aneh, supranatural, dan hal-hal tidak biasa lainnya. Jadi ia membuat beberapa hipotesis ilmiah.

Awalnya Tabetha mengira bahwa “laron” mungkin itu hanya planet yang sedang mengorbit bintang Tabby (istilahnya hanya lewat) sehingga menutupi cahaya bintang Tabby. Tapi anehnya obyek yang menutupi itu berubah-rubah posisinya alias tidak beraturan. Mana ada planet yang mengorbit bintangnya dalam lintasan yang tidak beraturan. Itu yang ada dipikiran Tabetha.

Kemungkinan kedua yang diungkapkan Tabetha adalah cahaya bintang Tabby terhalang oleh awan debu antariksa. Tapi lagi-lagi kemungkinan ini dirasa tidak mungkin, karena jika terhalang oleh awan debu, cahaya bintang Tabby akan meredup merata. Tapi itu tidak terjadi dengan bintang Tabby, cahaya tetap konsisten, hanya saja seperti ada obyek yang bergerak-gerak pada lintasan tidak beraturan yang menutupi cahayanya. Tambah bikin penasaran…

Mbak Tabetha kembali menduga apakah ada banyak komet yang terbang melintas bintang itu ya…Lagi-lagi ia ragu, rasanya tidak mungkin “laron” itu adalah komet, karena jika memang itu komet, maka jumlahnya setidaknya harus ratusan untuk mampu menghalangi cahaya bintang itu. Lantas apa sebenarnya yang terjadi pada bintang Tabby ???

Karena penasaran maka ia membawa hasil penelitiannya ke SETI. Apa itu SETI? SETI merupakan suatu lembaga penelitian yang tujuannya mencari tanda-tanda kehidupan lain di luar Bumi, ya semacam Alien Hunter lah..Hasilnya, SETI juga penasaran lantas mengarahkan teleskop andalannya ATA (Allen Telescope Array) ke arah bintang Tabby untuk mencari kemungkinan adanya pancaran sinyal radio yang kemungkinan berasal dari makhluk lain (alien) dari bintang tersebut.

Setelah 2 minggu melakukan pengamatan, SETI tidak menemukan adanya sinyal radio dari bintang itu. Tidak berhenti sampai di situ, VERITAS gamma-ray observatory juga dikerahkan untuk melakukan pengamatan, hasilnya juga nihil. Selanjutnya menggunakan emisi sinar laser juga tetap tidak menemukan sinyal-sinyal aneh dari bintang Tabby. Pada September 2017, SETI memperluas cakupan pencarian untuk mengetahui penyebab keanehan ini.

Walaupun seorang akademisi, Tabetha juga suka bercanda. Ia mengatakan kalau di sana, di dekat bintang Tabby, sedang terjadi pertempuran antar alien yang kemudian menyebabkan kehancuran sebuah planet yang puing-puingnya melayang menghalangi cahaya bintang itu..Tapi pernyataan itu hanya candaan lho ya, jangan terlalu dibuat serius…hehehehe

Apakah itu “laronnya”. Belum tahu, tapi setidaknya mbak Tabetha mampu membuat kita dibuatnya menjadi penasaran. Tapi menurut penganut teori konspirasi, apa yang menutupi bintang Tabby adalah suatu struktur konstruksi raksasa buatan alien. Konstruksi raksasa ini menyedot energi dari bintang itu. Konstruksi itu pastilah sangat besar sehingga mampu melingkupi cahaya suatu bintang. Konstruksi raksasa itu ya mirip seperti yang dikenal sebagai Dyson Sphere. Salah satu struktur Dyson itu seperti ini:

dyson swarm

Ilustrasi megastruktur Dyson Sphere. Gambarannya, bintang Tabby ada di dalam bola itu.

Harapannya dengan teleskop James Webb bisa diambil citra bintang Tabby dengan jelas…sabar ya :).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s