Asteroid Ini Bentuknya Mirip Pesawat Alien

Anda mungkin akan terheran-heran ketika melihat bentuk dari asteroid yang satu ini, bentuknya tidak biasa dan mirip banget dengan pesawat alien yang ada di film-film, asteroid itu bernama 1I/2017 U1 (`Oumuamua). Asteroid ini ditemukan pada 19 Oktober 2017 dan diperkirakan asalnya dari ruang antar bintang, sebelum akhirnya masuk ke tata surya kita.

oumuamuadrawing_eso_960
Ilustrasi asteroid 1I/2017 U1 (`Oumuamua). Image credit: ESO (European Southern Observatory).

Penemuan asteroid ini berawal dari teleskop Pan-STARRS 1 di Hawai yang menangkap obyek bercahaya di langit yang bergerak dengan sangat cepat dengan orbit yang sangat hiperbolik. Astronom kemudian melakukan observasi lebih lanjut mengenai obyek tersebut dan setelah dilakukan perhitungan yang akurat, obyek itu adalah sebuah asteroid yang datang dari ruang antar bintang. Awalnya asteroid 1I/2017 U1 (`Oumuamua) di klasifikasikan sebagai komet, tapi setelah tidak ada tanda-tanda aktifitas komet saat obyek itu melintas dekat Matahari, astronom kemudian mengklasifikasikan obyek itu sebagai asteroid. Asteroid 1I/2017 U1 (`Oumuamua) menjadi asteroid pertama dari ruang antar bintang yang diketahui dan dipelajari oleh manusia.

800px-oumuamua_orbit_at_perihelion
Orbit pergerakan asteroid 1I/2017 U1 (`Oumuamua) (garis putih) saat masuk tata surya kita.
b2ca764c-1a9f-4485-bde29e6545e2cfc8_source
Pergerakan asteroid 1I/2017 U1 (`Oumuamua) dilihat dari sudut yang berbeda.
1024px-a2017u1_5gsmoothwht_enhanced
Citra asteroid 1I/2017 U1 (`Oumuamua) yang diambil dengan teleskop William Herschel pada 28 Oktober 2017. Terlihat bentuknya yang memanjang. Gambar agak buram karena pergerakan asteroid itu yang sangat cepat sehingga menimbulkan bayangan. Titik putih di tengah adalah penampakan bintang lain.

Dengan menggunakan teleskop VLT (Very Large Teleskop) yang tentu lebih mumpuni, astronom mengamati asteroid itu dan mengukur orbit, tingkat kecerahan, dan warna asteroid itu. Hasilnya, warna asteroid 1I/2017 U1 (`Oumuamua) hitam dengan sedikit warna kemerahan (ciri khas obyek di ruang antar bintang) dengan panjang sekira 10 kali lebarnya, dan tanpa mengeluarkan debu.

Dengan tidak adanya debu yang terlepas dari tubuh asteroid itu, menandakan asteroid 1I/2017 U1 (`Oumuamua) punya kepadatan yang bagus, solid, bahkan mungkin batu yang sangat padat dengan banyak kandungan logam di dalamnya.

Selain itu saat melintas mendekati Matahari, asteroid itu tidak tampak mengeluarkan uap air sehingga bisa disimpulkan kalau asteroid 1I/2017 U1 (`Oumuamua) hanya punya es dan air dalam jumlah sangat kecil atau bahkan tidak ada. Warnanya yang hitam kemerahan menandakan asteroid itu telah terpapar radiasi komik selama jutaan tahun.

Diperkirakan panjang asteroid 1I/2017 U1 (`Oumuamua) sekira 400 meter dan berasal dari sistem tata surya bintang Vega dan menempuh perjalanan sekira 600 ribu tahun menuju ke tata surya kita. Berdasarkan perhitungan astronom, seratus tahun lalu jarak asteroid itu dengan Matahari sekira 84 milyar km dan bergerak dengan kecepatan 26,3 km per detik dan diperkirakan awalnya berasal dari sistem bintang Carina-Columba pada sekira 45 juta tahun lalu kemudian pada 1,3 juta tahun lalu melintasi bintang TYC4742-1027-1 dan melintasi awan Oort pada kecepatan 103 km per detik. Asteroid 1I/2017 U1 (`Oumuamua) masuk ke tata surya kita dari atas orbit eliptik planet. Tarikan gravitasi Matahari membuat kecepatan asteroid ini dipercepat/diakselerasi menjadi 87,7 km per detik kemudian melintas di bawah orbit eliptik dan ke atas lagi dan berada pada jarak terdekatnya (perihelion) dengan Matahari pada 9 September 2017 pada jarak 38 juta km atau 17% jarak perihelion Merkurius dengan Matahari.

Asteroid itu kemudian bergerak ke luar menjauhi Matahari dan Pada tanggal 14 Oktober 2017, asteroid itu melintas di bawah orbit Bumi pada jarak sekira 24 juta km. Kemudian pada 1 November 2017, melintas di atas orbit Mars. Diperkirakan pada Mei 2018, asteroid 1I/2017 U1 (`Oumuamua) akan melintas di atas orbit Jupiter, diteruskan dengan melintasi Saturnus pada Januari 2019 dan Neptunus pada 2022. Selanjutnya asteroid 1I/2017 U1 (`Oumuamua) akan meninggalkan tata surya pada kecepatan sekira 26,3 km per detik, kecepatan yang sama seperti sebelum memasuki tata surya kita. Diprediksi butuh waktu 20 ribu tahun bagi asteroid itu untuk benar-benar ke luar dari sistem tata surya kita.

Amazing..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s